Kubah Baja Israel dan Bahaya Hakiki Isham Shawir

Posted: September 23, 2010 in Uncategorized
Tag:

Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan keberhasilan sistem keamanan Kubah Baja dalam menghadang roket-roket jarak dekat pada saat bersamaan. Gagasan Kubah Baja disampaikan setelah beberapa tahun militer Israel gagal mencegah serangan roket kelompok pejuang perlawanan dari Jalur Gaza dan dari selatan Libanon ke pemukiman yahudi. Namun keberhasilannya tetap diragukan.

Pengumuman keberhasilan dari departemen keamanan Israel itu bertujuan memberikan dukungan moril dan psikis bagi rakyat yahudi. Ini tentu membantu kepentingan Netanyahu. Dukungan Amerika terhadap proyek ini bukan saja berangkat dari keyakinannya akan efektifitas Kubah Baja ini. Namun juga memotivasi PM Israel untuk memberikan fleksebilitas dan memberikan janji-janji kembali ke perundingan langsung dengan Palestina dan bukan untuk menyepakati menarik diri dari Tepi Barat seperti yang diisukan.

Amerika menyadari, juga Israel bahwa masa depan entitas zionis dan eksistensinya tidak akan terancam dengan segelintir roket dari Jalur Gaza atau Libanon. Namun fenomena roket adalah hasil perkembangan teknologi adalah salah satu ancaman berbahaya yang mengancam eksistensi Israel dari ancaman perubahan pemikiran dan pembagian penduduk.

Israel hidup dikelilingi oleh dunia Arab dan Islam mulai merasakan adanya gelombang anti penjajahan meningkat. Ini karena kembalinya kesadaran berislam. Ini merupakan ancaman bagi Israel dari sisi pemikiran dan ideologi. Artinya kelompok anti Israel akan semakin banyak, bukan sekedar Iran, Suriah, Hizbullah dan Hamas. Di dalam wilayah Israel (baca; wilayah Palestina jajahan Israel) sendiri hidup lebih dari 1,2 juta warga Palestina yang merupakan bom demografi waktu menurut keyakinan Israel. Ini belum termasuk 4 juta lebih warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Karenanya, makin ke sini, Israel makin merasa tercekik. Karenanya, tidak asing bila Israel harus menggelar aksi pengusiran warga, pengekangan dan penggusuran rumah. Bahaya ini bersatu dengan bahaya perkembangan teknologi negara-negara Arab dan Islam. Sehingga, eksisten Israel di Palestina di masa depan hanya ilusi dan khayalan.

Yang pasti, Amerika tidak akan bisa memberikan keamanan sepenuhnya kepada penjajah Israel sebagaimana tidak bisa memberikan negara kepada kita Palestina. Apa yang kita saksikan berupa upaya Amerika menjaga keamanan Israel hanyalah pertimbangan internalnya yang dimanfaatkan Israel dalam mewujudkan sejumlah capaian sederhana bahkan minim dan sementara. Upaya ini sama sekalin tidak akan bisa menghalangi kemungkinan hancurnya Israel dalam waktu dekat. Insya Allah. [bn-bsyr, infopalestina]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s